Neo Letto Diangkat Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Jakarta, MBGtoday.com, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal dengan Noe vokalis Letto dilantik menjadi tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Noe dilantik atas pertimbangan kompetensi hingga jejak keahlian.
Dalam pelantikan ini, sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang akademik dan profesional resmi mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda.
Selain Neo, ada Prof. Dr. Surachman Surjaatmadja, Dr. Ian Montratama, Dr. Ing. M. Abdul Kholiq, Agato P. P. Simamora, Achmad Rully, Filda Citra Yusgiantoro.
Kemudin, Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, Santiaji Dyatmiko, Maundri Prihanggo, dan Dr. Muhammad Zulkarnain Maddatuan.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi memimpin Upacara Pengangkatan Sumpah Jabatan Tenaga Ahli di lingkungan DPN, di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Kamis (15/1).
Dalam sambutannya, Menhan menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan pertahanan nasional yang responsif dan adaptif terhadap tantangan global.
"Para tenaga ahli ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi kebijakan pertahanan nasional. Kehadiran mereka akan memperkuat fondasi strategis dalam mewujudkan pertahanan negara yang tangguh, modern, dan berdaya saing," ujar Sjafrie.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 tentang Dewan Pertahanan Nasional dan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli di lingkungan DPN.
Momentum ini menjadi langkah strategis dalam penguatan kapasitas kelembagaan DPN sebagai “think tank” pertahanan nasional yang berperan dalam memberikan rekomendasi kebijakan strategis lintas sektor.

