Sari Yuliati Jadi Wakil Ketua DPR RI, Ini Alasan Bahlil
Jakarta, MBGtoday.com, Partai Golkar menunjuk Sari Yuliati untuk menjadi Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir.
Sari sudah dilantik dalam rapat paripurna digelar di ruang rapat paripurna gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
Adie Kadir sendiri harus meninggalkan Gedung Parlemen karena ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diusulkan oleh DPR RI.
Ketua Umum (Ketum) Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya dalam mewujudkan representasi perempuan hingga di tingkat pimpinan DPR.
"Kita tidak tanggung-tanggung menempatkan bukan lagi pimpinan komisi, tapi langsung pimpinan DPR. Dan saya pikirkan perempuan punya hak dong, masa laki-laki aja. Kalau ini, saya bela perempuan," kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).
Bahlil mengatakan penunjukan Sari selaras dengan nilai Partai Golkar. Ia menyebut partai yang dipimpinnya merupakan partai yang inklusif.
"Dan karena itu setiap kader memiliki hak yang sama. Kita selama ini bicara gender, bicara tentang emansipasi selalu menjadi tema-tema," jelasnya.
Bahlil pun menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai syarat representasi perempuan di pimpinan alat kelengkapan Dewan (AKD) DPR.
Dia menegaskan partainya mendukung putusan tersebut.
"Bahkan beberapa waktu lalu MK memutuskan agar proporsional 30 persen perempuan harus menduduki di jabatan-jabatan di alat kelengkapan Dewan. Bagi Golkar, itu sesuatu hal yang baik," pungkasnya.
Sari sendiri kini juga tercatat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Golkar dan Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI. Sari sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR.

