Geger Dokumen Epstein, Seret Banyak Tokoh Global


Washington, MBGtoday.com, Epstein Files atau "Dokumen Epstein" belakangan ini menjadi perbincangan hangat di dunia internasional.

Hal ini terjadi setelah Departemen Kehakiman AS kembali merilis sekitar 3 juta halaman tambahan dari Epstein Files, termasuk ribuan video dan gambar.

Kemunculan Epstein Files pun menghebohkan AS bahkan dunia, karena membuka kembali persoalan kejahatan seksual dan perlakuan istimewa terhadap sejumlah tokoh elite dan berpengaruh.

Sejak kematian Epstein di sel tahanan federal pada Agustus 2019, "Epstein Files" menghebohkan Amerika Serikat karena membuka kembali persoalan kejahatan seksual dan perlakuan istimewa terhadap elite berpengaruh.

Topik ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial hingga ruang diskusi akademis karena menyeret deretan nama pesohor dunia, mulai dari politisi papan atas, bangsawan, hingga selebritas Hollywood. 

Dokumen ini bukanlah sekadar kumpulan gosip liar, melainkan arsip resmi pengadilan yang berasal dari gugatan perdata tahun 2015 yang diajukan oleh Virginia Giuffre terhadap Ghislaine Maxwell. 

Maxwell sendiri adalah mantan kekasih sekaligus orang kepercayaan Jeffrey Epstein yang telah divonis bersalah karena membantu memfasilitasi perdagangan seks anak di bawah umur.

Pembukaan dokumen ini bermula dari perintah Hakim Loretta Preska di New York yang memutuskan untuk membuka segel ratusan dokumen yang selama ini dirahasiakan. 

Publik akhirnya dapat melihat transkrip deposisi, surel, dan dokumen hukum lainnya yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai bagaimana jaringan perdagangan seks yang dijalankan oleh Jeffrey Epstein beroperasi. 

Epstein sendiri adalah seorang pemodal kaya raya yang meninggal di penjara pada tahun 2019 saat menunggu pengadilan atas tuduhan perdagangan seks federal. 

Kematiannya meninggalkan banyak misteri yang belum terpecahkan, dan berkas-berkas inilah yang diharapkan dapat menyusun kembali kepingan teka-teki tersebut.

Salah satu aspek yang paling menyita perhatian publik adalah munculnya nama-nama tokoh global dalam dokumen tersebut. 

Daftar nama yang terungkap mencakup mantan Presiden Amerika Serikat seperti Bill Clinton dan Donald Trump, anggota kerajaan Inggris Pangeran Andrew, hingga figur publik lainnya seperti mendiang Stephen Hawking dan Michael Jackson.