BNI Kembalikan Dana Jemaat Gereja Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar


Jakarta, MBGtoday.com, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah menyelesaikan proses pengembalian dana yang sebelumnya digelapkan oleh eks Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, secara penuh kepada Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara.

Total dana yang dikembalikan mencapai Rp28.257.360.600. Sebelumnya, pihak bank mentransfer kredit dana sebesar Rp21.257.360.600 sebagai pelengkap pengembalian tahap awal sebesar Rp7 miliar.

Direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang, menyampaikan bahwa proses pengembalian dana kepada nasabah CU Paroki Aek Nabara telah tuntas dilaksanakan.

"Dengan demikian, total dana yang telah dikembalikan mencapai Rp28.257.360.600 sehingga proses pengembalian dana telah tuntas," ungkap Munadi dalam konferensi pers di GRHA BNI, Jakarta, Rabu (22/4).

BNI juga menyampaikan permohonan maaf kepada umat Katolik seluruh Indonesia, khususnya jemaat CU Paroki Aek Nabara, atas ketidaknyamanan yang terjadi atas kasus ini. 

Munadi mengaku memahami kekhawatiran dan dampak yang dirasakan oleh pihak terdampak dalam peristiwa tersebut.

"Kami memahami kekhawatiran dan dampak yang dirasakan oleh pihak yang terdampak dalam peristiwa ini. Dengan selesai pengembalian dana ini, kami berharap kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga," sebutnya.

Sementara itu, Bendahara CU Paroki Aek Nabara, Natalia Situmorang, menyampaikan rasa syukur atas penyelesaian masalah ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, serta seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat yang telah memberikan atensi besar.

"Kami sangat bersyukur karena Tuhan itu Maha Besar. Hal ini sungguh kita rasakan hari ini dengan sukacita yang dialami oleh seluruh umat Katolik Paroki Aek Nabara dan seluruh masyarakat yang sudah mendukung," ujarnya.

Natalia berharap peristiwa ini menjadi momen pembelajaran bagi semua pihak untuk semakin diedukasi dalam proses penggunaan perbankan.

“Kami yakin dan percaya bahwa dengan peristiwa ini baik itu dari kami pihak gereja maupun lembaga BNI akan semakin memperbaiki, mempererat dan juga akan semakin mencoba membina kerja sama yang baik,” tandasnya.