Jepara in Fashion 2026, Angkat Wastra Lokal ke Panggung Nasional


Jepara, MBGtoday.com, Dekranasda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah belum lama ini menggelar Jepara in Fashion (JIF) 2026.

Ketua Dekranasda Jepara Laila Witiarso Utomo menyampaikan, melalui konsep perpaduan budaya lokal dan industri kreatif modern, JIF 2026 menghadirkan pesona batik khas Jepara, tenun lokal, hingga karya kreatif desainer daerah, dalam balutan pertunjukan fesyen yang elegan dan sarat nilai budaya.

“Ini bukan sekadar rangkaian busana yang dipamerkan di atas panggung, tetapi sebuah perayaan identitas, budaya, kreativitas, dan kebersamaan,” ujar Ella, sapaan akrabnya.

Disampaikan, setiap helai batik dan tenun yang ditampilkan menjadi representasi budaya Jepara, yang terus hidup dan berkembang di tengah era modern. 

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan warisan perjuangan RA Kartini, yang sejak dahulu memperkenalkan karya lokal Jepara kepada dunia.

“Semangat Kartini itulah yang kita warisi, yaitu keberanian untuk tampil, kreativitas untuk berkarya, dan cinta budaya yang tidak pernah padam,” katanya.

Melalui tema Niskala Wastra, pihaknya berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah inspirasi untuk mengangkat batik Jepara, khususnya Batik Tegalsambi dan tradisi Perang Obor, sebagai identitas budaya yang dapat dikenal lebih luas hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin menumbuhkan apresiasi, mendorong pengembangan budaya berbasis ekonomi kreatif, membuka peluang pasar dan kolaborasi, serta menjadikan batik Tegalsambi dan tradisi Perang Obor sebagai daya tarik wisata budaya Jepara,” lanjutnya.

Ella berharap, kegiatan ini dapat semakin memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui industri kreatif.

“Harapan kami sederhana, yakni agar wastra Jepara semakin dikenal sebagai warisan budaya yang hidup, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, dan membuat generasi muda bangga mengenakan serta memperkenalkan karya daerahnya,” pungkasnya.