Komisi VII DPR Minta UMKM Tak Tersisih di IKN
Nusantara, MBGtoday.com, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengapresiasi tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, pembangunan IKN harus menjadi etalase kemampuan industri nasional sekaligus menunjukkan pemanfaatan produk dalam negeri secara optimal.
Apresiasi tersebut disampaikan Rahayu Saraswati saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI perdana ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (10/7) untuk melihat secara langsung progres pembangunan IKN.
“Tentunya ke IKN ini dalam rangka melihat progres yang telah terjadi. Kami sangat senang tentunya mendengar bahwa adanya TKDN yang cukup tinggi, apakah itu dalam pengadaan barang maupun juga pelibatan dari masyarakat lokal, material, perlengkapan, dan seterusnya dalam pembangunan IKN ini,” ujar Rahayu Saraswati dalam keterangan tertulisnya.
Ia menuturkan, sebagai mitra kerja Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR RI terus mendorong peningkatan TKDN dalam berbagai sektor pembangunan.
“Kami bermitra dengan Kementerian Perindustrian. Itu penting, kami selalu tekankan TKDN yang harus tinggi karena tentunya ini mewakili Indonesia. Ini akan menjadi perwakilan Indonesia untuk tamu-tamu negara yang akan datang dalam konteks politik tentunya,” tandasnya.
Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai pembangunan IKN juga harus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan IKM untuk berkembang. Rahayu Saraswati menekankan keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif di ibu kota baru.
“UMKM tentunya harus dilibatkan, terutama juga IKM. Jangan sampai UMKM ini tidak ada ruang di IKN karena tentunya mereka adalah usaha yang cukup besar jumlahnya, lebih dari 90 persen bahkan bisa dikatakan 97 persen jenis usaha yang ada di Indonesia ini adalah UMKM,” tegas Rahayu Saraswati.
“Jadi kami sudah menyampaikan kepada Pak Basuki sebagai Kepala OIKN untuk terus memperhatikan ke depannya bukan hanya dari segi kesiapan fisik saja, tetapi juga bagaimana untuk terus pelibatan dari masyarakat lokal maupun juga UMKM kita. Sekali lagi kita apresiasi TKDN yang cukup tinggi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Otorita IKN terus memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar mampu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi di Nusantara.
Berbagai program telah dijalankan, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, penyediaan ruang usaha, hingga pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang seiring pembangunan IKN.

