Bassist Pas Band Trisno Berpulang
Bandung, MBGtoday.com, Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Bambang Sutrisno (Trisno), bassist PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu (1/8).
Kabar duka itu dibagikan oleh Sandy PAS Band lewat akun Instagramnya. "Innalilahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kami, bassist kami, jam 14.30 hari ini, 1 Agustus 2026," tulis Sandy.
Lewat unggahan tersebut, Sandy PAS Band juga meminta doa dan maaf jika ada kesalahan dari Trisno sebelum wafat. Ia juga meminta para penggemar mendoakan kepergian Trisno.
Pada 23 Juli lalu, Sandy juga mengabarkan bahwa kesehatan Trisno memang menurun selama beberapa tahun terakhir.
Di tengah kondisi kaki bengkak dan badan kurus, kata Sandy, Trisno enggan benar-benar memeriksakan diri ke dokter.
Baru beberapa bulan lalu akhirnya ia periksa dan didiagnosis mengalami gangguan liver dan darah tinggi. Kemudian pada pertengahan Juli lalu ia ambruk dan dilarikan ke rumah sakit. Rupanya ia mengalami penyumbatan di kepala dan harus dioperasi.
"Baru minggu lalu akhirnya benar-benar kita bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah. Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5 persen, dan harus cuci darah," kata Sandy.
Trisno tumbuh bersama Pas Band bersama Yukie (vokal), Bengbeng (gitar) dan Richard Mutter (drum). Mereka mencapai puncak popularitas pada era '90-an.
Drummer NTRL, Eno juga mengabarkan duka ini lewat akun instagramnya. Sebelumnya, Eno juga mengabarkan lewat media sosialnya bahwa Trisno sedang dirawat.
Dia meminta doa dan dukungan untuk Trisno yang "berjuang untuk kesehatannya" dan berharap dia "lekas pulih dan bisa berkarya kembali di dunia musik."
Eno pun menampilkan tangkapan layar panggilan videonya dengan Trisno. Sang basis tampak terbaring dan menggunakan alat bantu pernapasan.

