Oposisi Venezuela Maria Corina Machado Raih Nobel Perdamaian
Olso, MBGtoday.com, Seorang politisi oposisi Venezuela, Maria Corina Machado dianugerahi Nobel Perdamaian 2025 oleh Komite Nobel Norwegia pada Jumat (10/10).
Komite Nobel mengakui Machado sebagai seorang figur pemersatu di kalangan oposisi Venezuela, menyoroti usaha tanpa lelahnya meski harus berhadapan dengan berbagai ancaman hingga memaksanya untuk bersembuyi.
Kepala Komite Jorgen Watne Frydnes dikutip India Today, menekankan, pentingnya mengakui individu yang berdiri teguh untuk kebebasan di bawah rezim represif.
Machado lahir pada 7 Oktober 1967 di Caras. Menjadi putri tertua dari psikolog Corina Parisca dan seorang pebisnis Henrique Machado Zuloaga. Terlepas dari perannya sebagai politisi ternama di Venezuela, Machado juga diketahui sebagai insinyur teknik industri dan pengacara hak asasi manusia.
Machado memegang gelar sarjana teknik industri dari Universitas Katolik Andrs Bello gelar master di bidang keuangan dari Instituto de Estudios Superiores de Administración (IESA) di Caracas.
Machado memulai petualangan politiknya sejak 2002 dengan mendirikan Smate, sebuah organisasi yang didedikasikannya untuk mempromosikan hak-hak warga negara dan pemantauan pemilu.
Dia kemudian menjadi koordinator nasional dari Vente Venezuela, sebuah partai politik yang didirikannya pada 2013. Dalam kariernya, Machado dikenal sebagai pengeritik keras presiden Hugo Chavez dan Nicolas Maduro, mengadvokasi demokrasi, hak asasi manusia dan penegakan hukum di Venezuela.
Pada 2024, Machado menerima beberapa penghargaan prestisius internasional yang mengakui komitmen kuatnya terhadap demokrasi dan hak asasi manusia yakni Sakharov Prize for Freedom of Thought dan Vclav Havel Human Rights Prize.
“Kami, rakyat Venezuela, telah menerima dengan kegembiraan yang luar biasa dan harapan yang diperbarui pengakuan dari Komite Norwegia Nobel ini,” ujar Machado atas penghargaan ini.
Menurutnya, penghormatan terbesar terhadap warisan Alfred Nobel adalah memastikan transisi menuju Demokrasi, merebut Kebebasan kami, dan dengan cara ini, mencapai Perdamaian. “Venezuela akan merdeka,” tandasnya.

