Longsor Banjarnegara, 27 Warga Masih Hilang


Banjarnegara, MBGtoday.com, Sebanyak 27 orang dinyatakan hilang dalam bencana longsor di Situkung Desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, sejauh ini dua korban telah ditemukan meninggal dunia.

“Operasi pencarian terhadap warga yang diduga hilang melibatkan personel BPBD Banjarnegara, TNI, Polri, sukarelawan, dan unsur SAR lainnya,” ungkapnya, Senin (17/11).

Dua korban meninggal tersebut, yakni Lewih (40), saat menjalani perawatan di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara dan Esiah (22), ditemukan meninggal dunia tertimbun material longsoran di lokasi kejadian pada Senin, pukul 07.40 WIB.

“Berdasarkan pendataan sementara terdapat 30 rumah terdampak, sedangkan pengungsi tersebar di tiga lokasi, yakni yakni Kantor Kecamatan Pandanarum, Gedung Haji Pringamba, dan GOR Desa Beji,” katanya.

Bencana tanah longsor menerjang wilayah di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Sejumlah warga diperkirakan masih tertimbun material longsor. Lokasi terkena dampak tanah longsor berada di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara.

Informasi Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, hingga Senin, 17 November 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara memperkirakan 27 warga masih tertimbun. 

"Selain operasi SAR, personel gabungan berhasil mengevakuasi 34 orang dari kawasan hutan di sekitar longsoran," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Muhari, korban jiwa meninggal tercatat 2 orang, luka-luka 2 orang, dan mengungsi 823 jiwa. Warga yang mengalami luka-luka telah dirujuk ke RSUD Banjarnegara dan Puskesmas Pandanarum. Sedangkan petugas BPBD setempat masih terus mendata warga yang mengungsi.