Ibu Kota India Batasi Kendaraan dan Aktivitas Kantor
New Delhi, MBGtoday.com, Otoritas di ibu kota India, New Delhi, memberlakukan serangkaian pembatasan ketat untuk menekan tingkat polusi udara yang memburuk.
Langkah-langkah tersebut mencakup larangan kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi terbaru serta pengaturan kehadiran pegawai di kantor pemerintahan dan swasta.
Dilansir dari Channel News Asia, Indeks Kualitas Udara (AQI) di wilayah New Delhi, yang dihuni sekitar 30 juta penduduk, berada di kategori “parah” selama beberapa hari terakhir dan kerap melampaui angka 450.
Kondisi ini diperburuk oleh kabut tipis di sejumlah wilayah kota yang menurunkan jarak pandang dan berdampak pada operasional penerbangan serta perjalanan kereta api.
Menteri pemerintah daerah New Delhi, Kapil Mishra mengumumkan bahwa seluruh kantor pemerintah dan swasta di kota itu hanya akan beroperasi dengan tingkat kehadiran 50%, sementara sisanya bekerja dari rumah.
Selain itu, seluruh pekerja konstruksi yang terdaftar, sebagian besar merupakan pekerja harian, akan menerima kompensasi sebesar 10.000 rupee (sekitar Rp1,8 juta) akibat penghentian proyek pembangunan.
Sehari sebelumnya, pemerintah New Delhi juga mulai menegakkan kebijakan ketat terkait kendaraan bermotor dengan melarang operasional kendaraan yang tidak mematuhi standar pengendalian emisi terbaru.
Menteri Lingkungan Hidup Delhi, Manjinder Singh Sirsa, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara.
“Pemerintah kami berkomitmen menyediakan udara bersih bagi Delhi. Kami akan mengambil langkah-langkah tegas dalam beberapa hari ke depan,” terangnya.

