Distribusi Jagung SPHP pada 2025 Capai 51.211 Ton


Jakarta, MBGtoday.com, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan realisasi distribusi jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun 2025 mencapai 51.211 ton.

Rizal menyampaikan, pihaknya menyalurkan jagung SPHP sesuai perintah Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

"Bulog diperintahkan untuk menyalurkan SPHP jagung supaya para peternak bisa membeli jagung-jagung untuk pakan ternak lebih murah," ujar Rizal, Jumat (2/1).

Selain jagung subsidi, Rizal juga menyebutkan jumlah realisasi beras SPHP sepanjang 2025 mencapai 802.939 ton.

"Penyaluran SPHP beras total di tahun 2025 ini adalah 802.939 ton. Penyaluran SPHP ini khusus di tahun ini agak berbeda, kalau dulu penyaluran SPHP itu kan langsung diserahkan ke grosir-grosir sehingga capaiannya lebih besar, sekarang langsung ke kios pengecer," sebutnya.

Sebelumnya pada September 2025, Perum Bulog menyatakan siap menyalurkan 52.400 ton jagung pakan melalui program SPHP sesuai mandat pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Penyaluran SPHP jagung itu dilakukan melalui koperasi dan asosiasi yang ditetapkan pemerintah.

Penugasan tersebut berdasarkan surat dari Kepala Bapanas Nomor 262/TS.02.02/K/9/2025 tanggal 23 September 2025. SPHP Jagung itu disalurkan kepada 2.109 peternak ayam ras petelur mandiri dengan harga Rp5.500 per kilogram (kg) di tingkat peternak.

Diketahui, pemerintah memutuskan program SPHP jagung pakan bagi peternak layer mandiri dilanjutkan sampai akhir Januari 2026. Bapanas mencatat realisasi SPHP jagung tahap pertama mencapai 51 ribu ton lebih dari pagu target 52,4 ribu ton dan menyasar kepada 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi.