Rusia, China, dan Iran Gelar Latihan Militer Gabungan
Cape Town, MBGtoday.com, Rusia, China, dan Iran resmi memulai latihan perang laut gabungan di perairan Afrika Selatan.
Latihan militer yang bertajuk 'Will for Peace 2026' ini dinilai akan memicu ketegangan dengan pemerintah Amerika Serikat yang saat ini tengah aktif melancarkan berbagai operasi di sejumlah perairan internasional.
Kapal militer dari ketiga negara tersebut telah tiba di Valsbaai pada Kamis (8/1), dan berlabuh di Simon's Town, yang merupakan pangkalan angkatan laut terbesar di Afrika Selatan.
Latihan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Januari 2026 ini dipimpin langsung oleh China.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kerja sama militer antarnegara serta meningkatkan kemampuan dalam melindungi jalur-jalur perdagangan maritim utama dunia.
China sendiri engirimkan kapal perusak rudal berpemandu Tangshan dan kapal pengisian bahan bakar Taihu.
Adapun Rusia mengerahkan korvet kelas Steregushchiy Stoikiy yang dilengkapi helikopter anti-kapal selam, serta kapal tanker kelas Altai Yelnya sebagai pengawal.
Sementara Iran ikut serta dengan kapal pangkalan depan Iris Makran, kapal pangkalan ekspedisi Shahid Mahdavi, dan Korvet kelas Bayandor Naqdi.

