Amerika Serikat Tembak Drone Iran di Laut Arab


Washington, MBGtoday.com, Militer Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone Iran yang “bergerak agresif” mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa insiden ini merupakan konfrontasi terbaru yang melibatkan kekuatan militer kedua negara di wilayah perairan internasional.

Juru bicara Komando Pusat, Tim Hawkins, dalam pernyataan resmi kepada Newsweek menjelaskan bahwa drone tersebut menunjukkan perilaku yang mengancam sebelum akhirnya dilumpuhkan.

"Drone tersebut mendekat secara agresif ke arah kapal induk dengan niat yang tidak jelas dan terus terbang menuju kapal meskipun langkah-langkah de-eskalasi telah diambil oleh pasukan AS yang beroperasi di perairan internasional," ujar Hawkins dalam keterangannya pada Selasa (3/2)

Drone yang diidentifikasi sebagai jenis Shahed-139 tersebut dihancurkan oleh jet tempur F-35C yang diluncurkan langsung dari dek USS Abraham Lincoln. 

Berdasarkan data militer, posisi kapal induk saat itu berada sekitar 500 mil dari pantai selatan Iran. 

Pihak militer memastikan tidak ada personel AS yang terluka maupun kerusakan pada peralatan tempur dalam insiden tersebut.

Insiden ini terjadi ketika para diplomat berupaya mengatur perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat, sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa dengan kapal perang AS bergerak menuju Iran, “hal-hal buruk kemungkinan akan terjadi” jika kesepakatan tidak dapat dicapai.

Kelompok tempur kapal induk Lincoln merupakan bagian paling mencolok dari peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah, menyusul penindakan keras terhadap demonstrasi anti-pemerintah di Iran bulan lalu, yang menjadi kerusuhan domestik paling mematikan sejak revolusi 1979.

Trump, yang sebelumnya tidak melaksanakan ancaman intervensi selama penindakan tersebut, sejak itu menuntut Teheran membuat konsesi nuklir dan mengirim armada kapal ke pesisir Iran. 

Ia mengatakan pekan lalu bahwa Iran tengah “serius berbicara,” sementara pejabat keamanan tertinggi Iran Ali Larijani menyatakan bahwa pengaturan perundingan sedang berlangsung.

Militer AS melalui Central Command juga mengatakan bahwa dalam insiden terpisah pada Selasa, beberapa jam kemudian di Strait of Hormuz, pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengganggu sebuah kapal niaga berbendera AS dan diawaki kru AS.