12 Pengusaha India Intip Peluang Investasi di Jateng


Semarang, MBGtoday.com, Sebanyak 12 orang pengusaha asal negara India, mendapatkan tawaran untuk bisa berinvestasi ke Provinsi Jawa Tengah. Mereka berasal dari berbagai jenis latar belakang investor, seperti tekstil, teknologi, kesehatan, dan beragam sektor lain.

Hal tersebut mengemuka saat Duta Besar India, Shri Sandeep Chakravorty melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, yang diterima Gubernur Ahmad Luthfi, di kompleks kantor Gubernur di Semarang, Kamis (19/2).

“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tangah, ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” kata Shri Sandeep Chakravorty pada momen tersebut.

Dia menambahkan, saat ini semakin banyak perusahaan di negaranya yang ingin berinvestasi di Jawa Tengah. Terbaru, sudah ada dua pabrik dalam proses pembangunan, yang akan mempekerjakan sekitar 700 hingga 800 orang di Jawa Tengah.

“Saya telah mengundang Bapak Gubernur untuk mengunjungi India untuk menarik investor India, dan kami akan segera mengadakan road show (mengajak) Gubernur Jawa Tengah datang ke kota-kota penting di India,” ujar Dubes India.

Menurutnya, India dan Indonesia adalah salah satu dari empat negara terbesar di dunia. India adalah negara terbesar dengan populasi 1,4 miliar jiwa, dan Indonesia negara terbesar keempat di dunia. Kedua negara juga merupakan negara demokrasi besar, dengan beragam budaya, sosial, dan keanekaragaman hayati.

“Jadi, India dan Indonesia adalah negara yang sangat mirip dan kami memiliki kesempatan untuk belajar satu sama lain. Saya sangat senang bahwa kami disambut dengan hangat di Jawa Tengah dan di Indonesia. Kami berharap dapat meningkatkan hubungan kami dengan Indonesia secara umum, dan dengan Jawa Tengah secara khusus,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi terlihat hangat menyambut para tamu dari India. Bahkan tampak beberapa kali, Luthfi mengajak berbincang satu-dua pengusaha India. Sebab mereka memiliki ketertarikan berinvestasi di Jateng.

“Kami berterima kasih kepada Yang Mulia Bapak Shri Sandeep Chakravorty yang telah bersama 12 pengusaha datang ke Jawa Tengah, di antaranya adalah perwakilan India yang ada di Surabaya dan Jawa Tengah,” tutur Luthfi.

Dari hasil kunjungan, kata gubernur, India sangat tertarik untuk berinvestasi di Jawa Tengah karena tipologi negara India dan Indonesia hampir sama, misalnya tentang jumlah penduduk yang besar, dan sebagainya.

“Jawa Tengah menjadi tujuan investasi bagi para pengusaha India. Dan ini terbukti, negara India ini adalah negara ke-17, negara yang investasi di Jawa Tengah hampir mendekati Rp672 miliar untuk triwulan III ini,” terangnya.

Bahkan, imbuh Luthfi, ada beberapa perusahaan India yang akan melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) dalam waktu dekat, yang investasinya mendekati setengah triliun atau 500 dolar AS di wilayah kita, di kawasan Kendal dan kawasan KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang),” bebernya.

Menurut Luthfi, ke depan pihaknya menawarkan peluang investasi, di antaranya sektor ekonomi hijau, terkait profesionalisme tenaga medis maupun rumah sakit, serta industri-industri padat karya, terutama garmen yang mendominasi di wilayah Jateng.

“Sehingga Jawa Tengah hari ini pertumbuhan ekonominya sudah mendekati angka 5,37 persen di atas nasional,” beber Luthfi.

Hal itu tak lepas dari investasi negara lain termasuk India. Oleh karena itu, gubernur terus berupaya mengajak calon investor India masuk Ke Jawa Tengah, dengan meyakinkan jika Jawa Tengah adalah provinsi yang ramah untuk berinvestasi.