Donald Trump: Kehilangan Dolar Seperti Kalah dalam Perang
New York, MBGToday.com, Presiden AS Donald Trump menuduh aliansi sejumlah negara yang tergabung dalam BRICS menggerogoti dolar AS.
Situasi ini membuat Trump bersumpah akan mengambil tindakan tegas dengan segera memberlakukan tarif 10% terhadap impor yang datang dari negara anggota BRICS.
Walaupun tak memberikan bukti konkret soal tuduhan itu, ia mengatakan tidak akan membiarkan tujuan BRICS tercapai.
“BRICS dibentuk untuk mendegradasi dolar kita dan mengambil dolar kita, mencabutnya sebagai standar mata uang dunia. Tidak apa-apa jika mereka ingin memainkan permainan itu, tetapi saya juga bisa memainkan permainan itu,” ungkapnya seperti dikutip dari Reuters.
Trump mengatakan kehilangan peran dolar sebagai mata uang cadangan dunia akan membuat AS seperti kalah dalam perang.
“Ini perang dunia yang besar. Kita tidak akan menjadi negara yang sama lagi,” sebutnya.
Trump tidak merinci secara pasti tanggal berlakunya tarif 10 persen itu. Namun, pada Senin (7/7) lalu, seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa pemerintahan Trump akan mengenakan tarif jika negara anggota BRICS mengadopsi kebijakan anti-Amerika.
Ancaman itu memantik reaksi, salah satunya dari Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, yang baru saja menjadi tuan rumah pertemuan puncak tahunan blok tersebut.
Kelompok BRICS beranggotakan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Namun kini, keanggotaan bertambah hingga mencakup negara-negara seperti Iran dan Indonesia.
Artinya, kalau tarif 10% berlaku, ekspor Indonesia akan terkena beban biaya tambahan.

