Pedjagalan Reborn Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan 2026


Pekalongan, MBGtoday.com, Masyarakat Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, menggelar Pedjagalan Reborn Tahun 2026, sebuah rangkaian kegiatan yang sarat nilai budaya, kebersamaan, dan kreativitas warga, untuk memeriahkan Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan.

Ketua Panitia Pedjagalan Reborn Tahun 2026, Hamzah Faisol, menerangkan, rangkaian acara telah dimulai sejak awal April 2026, yakni malam tasyakuran pada 1 April, lalu Workshop Kembar Mayang pada 3 April 2026.

“Puncak acara akan berlangsung selama tiga hari, yakni 24-26 April 2026, dengan berbagai kegiatan menarik yang terbuka untuk masyarakat umum secara gratis,” ujar Hamzah, Selasa (14/4)

Ia menyebut, pembukaan resmi Pedjagalan Reborn Tahun 2026 dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026. Acara pembukaan ini akan dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian dari warga RW 16 Bendan Kergon yang mencerminkan kekayaan budaya lokal, serta hiburan musik dari grup keroncong Wingi Sore yang siap menghidupkan suasana malam.

“Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan seperti Festival Kembar Mayang, bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan masyarakat lokal, pertunjukan live music, hingga Kirab Budaya yang menampilkan ragam tradisi dan kearifan lokal khas Pekalongan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang interaksi sekaligus ajang promosi budaya daerah kepada masyarakat luas,” bebernya.

Tidak hanya budaya, lanjutnya, kegiatan olahraga dan seni juga akan diselenggarakan sebagai bagian dari Pedjagalan Reborn tahun ini. Salah satunya adalah Fun Run 5K yang akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026. Selain itu, ada pula lomba mural yang akan diikuti oleh 70 orang peserta dari berbagai daerah.

Ditambahkan, pertunjukan tari kolosal yang melibatkan seluruh sanggar tari di Kota Pekalongan menjadi penutup seluruh rangkaian Pedjagalan Reborn Tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia, yang menampilkan semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap seni tari.

Ia menyebut, seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di kawasan Jl. Sulawesi, Gang 8 RW 16 Pedjagalan, Bendan Kergon. Ia berharap kegiatan Pedjagalan Reborn tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan warga serta memperkuat identitas budaya Kota Pekalongan di usia yang ke-120 tahun.

“Kami berharap, dengan konsep yang menggabungkan unsur budaya, olahraga, dan kreativitas, Pedjagalan Reborn mampu menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat serta menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya di Kota Pekalongan,”pungkasnya.