Istana untuk Anak Sekolah, 251 Pelajar Dikenalkan Program Prioritas
Jakarta, MBGtoday.com, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Sekretariat Dukungan Kabinet (Setdukab) menerima kunjungan sebanyak 251 pelajar dari SMP Negeri 115 Jakarta di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Selasa (14/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program “Istana untuk Anak Sekolah” yang bertujuan menumbuhkan pemahaman generasi muda terhadap sejarah bangsa serta sistem pemerintahan di Indonesia.
Dalam sesi pembekalan materi, Mohamad Arief Khumaidi, Asisten Deputi Pertanian, Pangan, dan Gizi, Deputi Bidang Pangan, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan, Sekretariat Dukungan Kabinet (Setdukab), menekankan pentingnya pendidikan dan kecerdasan generasi muda dalam mengelola kekayaan sumber daya alam Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun bonus demografi yang menjadi kekuatan bangsa. Oleh karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan untuk mampu mengelola potensi tersebut.
Ia juga mendorong para siswa untuk menjadi generasi yang sehat, produktif, inovatif, dan berintegritas dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai program prioritas pemerintah yang saat ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda sejak dini.
Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggulan Garuda yang dirancang untuk mendukung ekositem pendidikan yang dapat diakses oleh siapapun tanpa terkecuali bagi anak-anak anak-anak Indonesia.
Melalui pengenalan ini, para pelajar diharapkan memahami bahwa pemerintah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada generasi muda sebagai investasi menuju Indonesia maju.
Dalam kesempatan yang sama, para siswa diajak berkeliling sejumlah gedung di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya Istana Merdeka dan Istana Negara.
Selain itu, para siswa juga berkesempatan melihat secara langsung ruang-ruang pertemuan resmi, mulai dari ruang penerimaan tamu negara, ruang sidang kabinet, hingga ruang kerja Presiden yang digunakan dalam proses pengambilan kebijakan strategis.
Suasana kegiatan yang interaktif membuat para siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran di luar kelas ini. Salah satu siswa, Arshadzabi Ganendra dari kelas 9C, menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat berkesan dan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan.
“Kegiatan ini sangat seru dan edukatif. Kami mendapatkan banyak informasi baru, termasuk melalui video edukasi tentang kementerian. Ini merupakan pengalaman spesial karena tidak semua orang dapat berkesempatan datang ke sini,” ujar Arshadzabi.
Kepala SMP Negeri 115 Jakarta, Yulia Vistaria, yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program ini yang dinilai memberikan pengalaman berharga bagi para siswa maupun guru.
“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga tidak hanya sekolah kami, tetapi juga sekolah lain dapat merasakan manfaat yang sama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yulia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran langsung yang mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan motivasi belajar siswa.
Menurutnya, pengalaman melihat langsung simbol-simbol negara dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa depan.

