Helikopter Airbus H130 PK-CFX Jatuh di Hutan Kalimantan
Sekadau, MBGtoday.com, Helikopter Airbus H130 PK-CFX jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Total ada delapan orang yang berada di helikopter tersebut, terdiri dari enam penumpang dan dua kru.
Basarnas telah melaporkan penemuan serpihan yang diduga bagian dari helikopter tersebut. Ekor helikopter itu ditemukan 3 km dari lokasi hilang kontak.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan serpihan yang diduga bagian ekor pesawat tersebut terpantau melalui udara oleh tim SAR gabungan yang menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Serpihan helikopter itu terpantau pertama kali pukul 15.25 WIB sore tadi.
"Hasil pemantauan udara diduga ditemukan posisi heli. Hasil pemantauan udara pada pukul 15.25 WIB ditemukan serpihan yang diduga ekor helikopter PK-CFX pada jarak kurang lebih tiga kilometer ke arah barat dari titik awal hilang kontak," ujarnya.
Edy Prakoso menyampaikan, helikopter tersebut awalnya lepas landas dari area perkebunan di Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.
“Pesawat tersebut takeoff dari area perkebunan PT Citra Mahkota, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi Kalimantan Barat menuju Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat pada pukul 08.34 WIB,” ujar Edy.
Berdasarkan informasi dari Airnav, helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB, atau sekitar lima menit setelah lepas landas. Edy menjelaskan sejak saat itu pesawat tidak lagi terpantau radar dan tidak merespons komunikasi radio rutin.
Lalu, sekitar 36 menit setelah hilang kontak, lanjut Edy, sinyal darurat berhasil terdeteksi oleh sistem satelit.
“Pukul 09.15 WIB Basarnas Command Center mendeteksi sinyal darurat, melalui satelit LEOSAR dalam sistem COSPAS-SARSAT, yang menangkap pancaran sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT),” terang dia.

