Dorong Badan Karantina Lindungi dan Perkuat Produk Lokal Untuk Ekspor
Jakarta, MBGtoday.com, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mendorong Badan Karantina Indonesia untuk memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung ekspor produk lokal sekaligus melindungi komoditas dalam negeri dari serbuan produk impor.
Penguatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk nasional dan kesejahteraan petani serta nelayan.
Selain menjalankan fungsi pengawasan terhadap lalu lintas komoditas, Badan Karantina juga dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan biodiversitas nasional dari ancaman hama maupun penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.
Karena itu, optimalisasi program dan penggunaan anggaran dinilai perlu diarahkan untuk mendukung tugas tersebut secara maksimal.
“Kita berharap Badan Karantina selain menjalankan tupoksi untuk menjaga keamanan biodiversitas dari hama, hewan, dan produk-produk perikanan, tetapi yang penting juga adalah Badan Karantina sebagai kekuatan negara terdepan,” ujar Daniel Johan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5).
Meski begitu, legislator dari Fraksi PKB ini juga mengapresiasi capaian penyerapan anggaran Badan Karantina Indonesia yang disebut telah mencapai hampir 35 persen.
Menurutnya, angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding sejumlah mitra kerja Komisi IV DPR RI lainnya.
Meski demikian, Daniel menekankan bahwa tingginya penyerapan anggaran harus diikuti pelaksanaan program yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap tidak ada hambatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Karantina ke depan.
“Yang pertama adalah menjaga, mensupport, mendampingi, memperkuat produk-produk lokal dari serangan produk-produk impor,” tegasnya.
Lebih lanjut, Daniel menilai Badan Karantina juga harus mampu menjadi ujung tombak dalam mendorong produk-produk lokal menembus pasar ekspor internasional.
Menurutnya, peningkatan ekspor tidak hanya berdampak pada penerimaan devisa negara, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
“Semangat Badan Karantina untuk meningkatkan ekspor itu juga harus menjadi program utama. Karena bisa meningkatkan devisa, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan,” pungkasnya.

