Amerika Kembali Menyerang, Iran Bombardir Pangkalan Udara di Kuwait
Teheran, MBGtoday.com, Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara baru terhadap sebuah lokasi militer di Iran selatan, menurut laporan media AS pada Rabu (27/5).
Dilansir dari CBS News, militer Amerika menargetkan situs militer yang menimbulkan ancaman bagi pasukan Amerika dan lalu lintas komersial.
Seorang pejabat AS kepada CBS mengatakan bahwa serangan tersebut bersifat defensif dan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran masih dianggap tetap berlaku.
Serangan defensif, ancaman terhadap pasukan dan pengiriman, gencatan senjata secara resmi tetap utuh.
Bingkai narasi ini terkunci di seluruh rantai pengarahan sisi AS.
Pola 'serangan defensif terbatas yang tidak mengakhiri gencatan senjata' semakin mengeras menjadi ritme nyata dari perang yang terhenti ini.
Pejabat AS mengatakan situs tersebut menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan lalu lintas komersial di Selat Hormuz
Jet F/A-18 AS digunakan untuk menyerang unit pengendalian darat di kota pelabuhan tersebut di Iran.
Serangan Amerika membuat Iran melakukan balasan. IRGC Iran mengatakan telah melancarkan serangan terhadap pangkalan udara AS di Kuwait sebagai balasan atas serangan AS tadi malam di dekat Bandar Abbas.
IRGC menyebut pangkalan tersebut sebagai “asal mula agresi” dan memperingatkan bahwa “jika diulang, respons akan lebih tegas.”

