Irene Umar & Industri Musik
Jakarta, MBGtoday.com, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menyebut, industri musik Indonesia dinilai semakin terbuka terhadap musisi yang memiliki karakter kuat, identitas artistik yang jelas, serta kepercayaan diri dalam berkarya.
“Hari ini industri musik tidak hanya mencari penyanyi dengan kemampuan vokal yang baik, tetapi juga sosok yang memiliki identitas, komunitas penggemar, dan relevansi di era digital. Hal itulah yang membuat seorang talenta mampu bertahan dan terus berkembang,” ungkapnya.
Kementerian Ekraf memandang subsektor musik sebagai bagian penting dari the new engine of growth melalui penguatan talenta, perluasan akses industri, dan pengembangan ekonomi berbasis kreativitas.
Belum lama ini, Irene menghadiri malam Result & Reunion Indonesian Idol XIV di Studio RCTI+, Jakarta Barat.
Kehadiran Wamen Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan industri hiburan nasional yang terus melahirkan talenta muda berdaya saing tinggi.
Dalam malam penentuan juara tersebut, Wamen Ekraf menilai penampilan grand finalis Celyna Grace dan Niki Becker mencerminkan semakin kompetitifnya industri musik Indonesia, baik dari sisi kualitas vokal, penguasaan panggung, maupun kemampuan membangun koneksi emosional dengan audiens.
“Yang paling menarik adalah semangat girl power yang ditunjukkan keduanya. Suara mereka kuat, penuh karakter, dan mampu memberikan energi yang menginspirasi. Mereka bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga saling melengkapi satu sama lain,” ujar Wamen Ekraf.

