Bareskrim Periksa Eks Brimob "Sniper" Kampung Narkoba


Jakarta, MBGtoday.com, Bareskrim Polri memeriksa eks anggota Brimob Polda Kalimantan Timur Bripka Dedy Wiratama yang menjadi beking kampung narkoba di Samarinda.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan pemeriksaan oleh Tim Subdit IV dan Satgas NIC untuk menindaklanjuti temuan keterlibatan Dedy dalam peredaran narkotika.

Eko menyebut, pemeriksaan terhadap Dedy baru dilakukan pihaknya lantaran menunggu proses etik yang berjalan. 

Ia mengatakan, dari hasil sidang etik Dedy terbukti melakukan pelanggaran berat yakni membekingi kampung narkoba di Samarinda.

“Yang bersangkutan telah divonis pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH oleh Propam Polda Kalimantan Timur karena terbukti melakukan pelanggaran berat,” jelasnya.

Dalam jaringan peredaran gelap di Kampung Narkoba Gang Langgar, Dedy bertugas khusus dengan sandi 'sniper'. Namun, istilah ini sama sekali tidak merujuk pada keahlian menembak jitu, melainkan mata-mata sekaligus pengawas lapangan.

"Bripka Dedy Wiratama ini adalah 'sniper' atau orang yang mengawasi pergerakan orang yang datang ke kampung narkoba, yang bersangkutan sudah diamankan oleh Satbrimob Polda Kaltim," kata Eko Hadi Santoso.

Sindikat peredaran sabu ini diketahui bekerja dengan sistem komunikasi nirkabel yang sangat terorganisir.

Kasus yang menjerat Dedy ini bermula dari operasi besar-besaran Bareskrim Polri yang menggerebek sarang narkotika di Gang Langgar, Samarinda, pada Kamis (16/5) lalu. 

Operasi pimpinan Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury tersebut berhasil meringkus 11 tersangka, termasuk bandar utamanya yang bernama Fernandes alias Nando.

Dari penggerebekan tersebut diketahui keterlibatan Dedy sebagai beking sindikat mulai terendus. Pihak kepolisian memastikan bahwa pengusutan tidak akan berhenti pada Dedy semata.

Penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kompol Drago menegaskan tindakan Bripka Dedy telah melanggar asas profesi sebagai anggota kepolisian. 

Apalagi, berdasarkan pemeriksaan urine, Bripka Dedy positif mengonsumsi narkoba.

Drago mengatakan hasil pemeriksaan ini akan terus didalami oleh penyidik. Hal ini untuk mengetahui sudah berapa lama Bripka Dedy mengonsumsi narkoba.

"Untuk perannya dan berapa lamanya nanti kita dalami dalam pemeriksaan," ucap Drago.