Prabowo Batal ke Rusia, Ini Alasannya
Bogor, MBGtoday.com, Presiden Prabowo Subianto batal melakukan kunjungan ke Rusia yang dijadwalkan, Rabu (17/6).
Kunjungan Prabowo sedianya menjadi bagian dari agenda KTT ASEAN-Rusia yang akan diselenggarakan di Kazan, Rusia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan tersebut diambil karena Prabowo memilih memusatkan perhatian pada sejumlah agenda dan pekerjaan yang masih harus diselesaikan di dalam negeri.
Apalagi, saat ini masih terdapat berbagai persoalan yang menjadi prioritas pemerintah untuk ditangani.
"Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," kata Prasetyo, Rabu (17/6).
Selain faktor agenda domestik, Prasetyo menilai komunikasi dan pembahasan kerja sama antara Indonesia dan Rusia telah berjalan cukup intensif dalam beberapa waktu terakhir.
Atas dasar itu, sejumlah agenda yang semula direncanakan dibahas dalam kunjungan tersebut dinilai telah memperoleh tindak lanjut melalui berbagai jalur diplomasi yang sudah berlangsung.
Prasetyo pun menyinggung rangkaian pertemuan yang dihadiri Prabowo bersama para pemimpin negara-negara ASEAN beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, kata dia, berbagai isu strategis, termasuk hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat, telah menjadi bahan pembahasan.
"Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN beberapa waktu yang lalu, beliau hadir di Filipina. Banyak juga yang sudah didiskusikan termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia," lanjutnya.
Menurut Prasetyo, komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Rusia juga telah dilakukan secara langsung melalui pertemuan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin telah membahas berbagai peluang kerja sama yang kini mulai memasuki tahap implementasi teknis.
"Beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal. Dari beberapa hal, komitmen kerja sama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis," terangnya.

