Rusia Jamin Keamanan Belarusia dari Serangan Ukraina


Moskow, MBGtoday.com, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengancam tindakan militer ke Belarusia jika radar pertahanan udara di sepanjang perbatasan tidak dihancurkan.

Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menggambarkan ultimatum tersebut sebagai ancaman yang ditujukan kepada negara berdaulat.

"Ini jelas bertujuan untuk menyeret Belarus langsung ke dalam konflik dan memperluas serangan lintas batas," kata Lavrov, seperti dilansir dari laman resmi Kemenlu Rusia, Kamis (25/6).

Lavrov juga mengingatkan juru bicara utama Komisi Eropa Anitta Hipper yang memberikan pernyataan mendukung langkah Ukraina tersebut.

"Dia mencampuradukkan segala hal yang bisa dia pikirkan, menyimpulkan bahwa inilah alasan Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap “rezim Lukashenko," sebutnya.

Menurut Lavrov, jelas ini ditujukan untuk melibatkan Belarusia dalam konflik dan memperluas wilayah permusuhan, sehingga menghambat kemungkinan penyelesaian konflik melalui cara politik dan diplomatik.

 "Saya percaya bahwa upaya sinis ini harus dikutuk," tegasnya.

Lavrov pun mengingatkan mereka di Kiev yang terlibat dalam aksi propaganda semacam itu dan mengeluarkan ancaman, serta mereka di Barat yang melakukan hal yang sama.

"Bahwa perjanjian antara Rusia dan Belarus tentang Jaminan Keamanan dalam Negara Serikat mulai berlaku pada Maret 2025. Jika perlu, kami siap mengambil seluruh rangkaian langkah sesuai perjanjian tersebut untuk memastikan keamanan sekutu kami dan, tentu saja, Negara Serikat," tegasnya.