Agro Inovasi dan Digitalisasi Pertanian Catatkan Transaksi Rp6,3 Miliar


Temanggung, MBGToday.com, Pekan Agro Inovasi dan Digitalisasi (PADI) Pertanian 2025 mencatatkan transaksi sebesar Rp6.377.555.000, dan dikunjungi 133.444 orang.

Ajang yang digelar di Agro Center Soropadan Temanggung, Jawa Tengah itu telak berakhir pada Selasa (22/7) lalu.

Ketua Panitia PADI 2025, Shofyan Adi Cahyono mengatakan, ajang ini diikuti oleh 186 stan dari stakeholder, UMKM, institusi pemerintah, dan 25 inovator daerah.

“PADI 2025 menampilkan beragam agenda, seperti kompetisi inovasi, demonstrasi mekanisasi pertanian, business matching, parade budaya, festival kuliner, hingga Agro Bersholawat,” ujarnya, Kamis (24/7).

Adapun, tema acara ini adalah “Menumbuhkan Inovasi dan Teknologi Pertanian Menuju Jateng sebagai Penumpu Pangan Nasional”.

“PADI 2025 hadir sebagai ajang silaturahmi, edukasi, dan pertukaran pengetahuan antarpelaku pertanian, serta sebagai wujud nyata transformasi pertanian berbasis teknologi, dan partisipasi generasi muda,” jelasnya.

Shofyan menjabarkan, selama kegiatan, jumlah pengunjung mencapai 133.444 orang. Adapun, transaksi selama acara mencapai Rp6.377.555.000. 

Menurutnya, hal ini berdampak positif bagi peningkatan perekonomian warga sekitar, juga meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha tani.

Dia berharap, kegiatan itu menjadi batu loncatan, agar sinergi kerja sama antara petani, khususnya milenial, semakin erat dengan pemerintah, perbankan, dan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian.

Wagub Jateng Taj Yasin saat membuka acara pada, Jumat (18/7) lalu berharap, acara itu mampu mendongkrak semangat baru petani, khususnya mereka yang muda atau milenial.

Di samping itu, Taj Yasin berharap agar para petani mampu menyelaraskan diri, dengan pelbagai perubahan dalam teknologi pertanian modern. “Hal itu, untuk memaksimalkan produktivitas pertanian, di tengah tantangan menyempitnya lahan,” tandasnya.