Luis de la Fuente, Otak Utama La Roja
Washington, MBGtoday.com, Spanyol hanya membutuhkan satu kali kemenangan untuk merengkuh trofi Piala Dunia 2026.
Tim Matador akan berduel dengan Argentina di babak final, pada Senin (20/7) dini hari WIB mendatang.
Jika sukses, ini akan menjadi gelar kedua La Roja, usai merengkuhnya di Piala Dunia 2010 silam.
Kesuksesan Spanyol tak bisa lepas dari sosok pelatih Luis de la Fuente. Sejak mengambil alih tampuk kepemimpinan pada Desember 2022, ahli taktik cerdik ini terus mengumpulkan berbagai gelar.
Mulai dari menjuarai UEFA Nations League pada 2023 hingga juara Piala Eropa 2024. Spanyol kembali menembus final UEFA Nations League pada 2025, meski harus mengakui keunggulan Portugal.
Kesuksesannya di kursi pelatih telah dibentuk oleh pengalaman bertahun-tahun dalam mengembangkan para pemain di sistem pembinaan usia muda Spanyol, serta gaya kepemimpinannya yang khas.
Sejumlah mantan pemain Spanyol pun memberikan pujian kepada Fuente. Mantan kapten timnas Spanyol Fernando Hierro menyebut Luis bersikap tenang dan ia memahami cara kerja lingkungan tim nasional.
"Ia mengenal para pemain beserta kualitas mereka, dan ia memiliki pemahaman yang luar biasa tentang ketersediaan bakat di sepak bola Spanyol," kata Hierro, seperti dilansir dari laman resmi FIFA.
Hierro meyakini bahwa gaya manajemen De la Fuente telah membantu menciptakan sebuah tim nasional yang harmonis dan bersatu padu.
"Mereka layaknya sebuah keluarga yang erat, mereka senang menghabiskan waktu bersama dan benar-benar bersenang-senang. Hal itu menciptakan atmosfer yang luar biasa," terangnya.
Di ajang Piala Dunia, di mana orang-orang menghabiskan begitu banyak waktu untuk hidup dan bekerja berdampingan, kata Hierro, hal tersebut menjadi teramat penting.
"Saya pikir itu menjelaskan banyak hal tentang pekerjaan yang dilakukan Luis bahkan sebelum turnamen ini dimulai," katanya.
Luis de la Fuente sendiri mengaku capaian Spanyol karena didukung oleh generasi pesepakbola yang luar biasa.
"Saya terus-menerus terkejut dengan apa yang bisa dilakukan tim ini. Ruang untuk perbaikan adalah tak terbatas," tandasnya.

