Dukung Pelestarian Temuan Situs Peninggalan Ratu Kalinyamat


Jepara, MBGtoday.com, Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah siap memberikan dukungannya, terhadap setiap upaya pelestarian budaya dan cagar budaya di wilayah tersebut.

Hal itu ditegaskan Bupati Jepara Witiarso Utomo, usai meninjau lokasi penemuan situs bersejarah yang diduga merupakan peninggalan era pemerintahan Ratu Kalinyamat di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.

“Kalau memang untuk mendukung pelestarian budaya dan cagar budaya, kami akan mendukung sepenuhnya,” ujar Witiarso, Sabtu (18/7).

Terkait penemuan situs bersejarah tersebut, bupati mengatakan, masyarakat meyakini salah satu temuan, berupa Langgar Bubrah yang sudah ada pada masa Kerajaan Ratu Kalinyamat. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir juga ditemukan sejumlah artefak, yang dinilai memiliki nilai sejarah.

“Di Kriyan, ada penemuan Langgar Bubrah yang diyakini masyarakat sudah ada zaman Kerajaan Ratu Kalinyamat. Ada juga beberapa temuan artefak dalam beberapa tahun terakhir,” kata Witiarso.

Dia menilai, temuan tersebut merupakan bagian penting dari sejarah Jepara. Namun, kajian lebih lanjut tetap harus dilakukan oleh para ahli, agar dapat dipastikan nilai sejarah dan asal-usul setiap temuan.

“Ini temuan sejarah yang cukup lama. Jadi memang harus dijelaskan lebih mendalam oleh para ahlinya,” ujarnya.

Sementara itu, para pegiat sejarah dan budaya, M Hisyam Maliki mengatakan, pihaknya meyakini Desa Kriyan menjadi salah satu pusat peradaban pemerintahan Ratu Kalinyamat. Keyakinan itu didasarkan pada sejumlah temuan yang tersebar di tiga lokasi, yakni Langgar Bubrah, kawasan Sitinggil, dan Masjid Al Makmur.

Ia berharap, situs ini bisa dikembangkan, meskipun hal itu butuh upaya ekstra. Sebab, proses pengembangan kawasan cagar budaya masih menghadapi sejumlah kendala. Status lahan di lokasi temuan masih dimiliki perorangan dan terdapat makam khusus di atasnya.

“Harapan kita, nanti kalau dibangun semacam museum atau lainnya lokasinya tetap di sini,” tandasnya.