Lulusan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha Didorong Ciptakan Peluang Ekonomi Mandiri


Jepara, MBGtoday.com, Peserta program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tenaga terampil, tetapi mampu tumbuh sebagai pelaku usaha yang percaya diri, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menciptakan peluang ekonomi di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua panitia penyelenggara program PKW Ary Bachtiar, pada penutupan program PKW 2026, di Gedung Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara lantai 2, Senin (20/7). 

Menurutnya, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pengetahuan dan karakter yang menjadi fondasi dalam membangun usaha mandiri.

Disampaikan, selama kurang lebih 32 hari, peserta memperoleh pembelajaran yang utuh dan terintegrasi, mulai dari keterampilan batik tulis dan batik cap, teknik menjahit, manajemen usaha, penguatan karakter kewirausahaan, hingga pemasaran digital.

“Harapan kami, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang sukses dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, melalui Wakil Ketua Inez Hajar menyampaikan apresiasi, kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, atas dukungan yang diberikan, sehingga Program PKW 2026 dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan berbagai mitra dalam menciptakan masyarakat, yang memiliki keterampilan sekaligus kemandirian ekonomi.

“Program ini menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan memiliki daya saing. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut, agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pendidikan keterampilan dan kesempatan, untuk menjadi pelaku usaha mandiri,” ungkapnya.

Dia berharap, para lulusan mampu menjadi generasi pengrajin muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

“Kami berharap, dari program ini lahir pengrajin-pengrajin muda yang mampu menciptakan produk berkualitas, membuka lapangan pekerjaan, serta menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kreatif Kabupaten Jepara. Semoga keterampilan yang telah diperoleh menjadi bekal untuk berkarya, berwirausaha, dan turut melestarikan warisan budaya batik, sebagai identitas daerah,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha peserta, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan, berupa peralatan membatik dan perlengkapan wirausaha kepada seluruh peserta program PKW. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal untuk memulai, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.