Siapkan Transisi Siswa PAUD-SD Tak Cukup Dibekali Calistung


Magelang, MBGtdoday.com, Anak yang akan masuk Sekolah Dasar (SD) tidak cukup hanya dibekali kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. 

Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengelola emosi, serta beradaptasi dengan lingkungan baru juga menjadi bagian penting dari kesiapan anak.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dalam Sosialisasi Transisi PAUD ke SD mengatakan, perpindahan dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke SD bukan sekadar pergantian jenjang pendidikan, melainkan proses berkelanjutan yang perlu dipersiapkan sejak usia dini.

“Anak juga perlu siap berinteraksi dengan lingkungan baru, mampu berkomunikasi dan bekerja sama, mengelola emosi, menyelesaikan masalah sederhana,” kata Damar, Selasa (1/9).

Ia menambahkan, rasa aman dan nyaman saat belajar sama pentingnya dengan kesiapan akademik anak. Karena itu, satu tahun pendidikan di jenjang PAUD tidak boleh dipandang sebagai tambahan waktu semata, tetapi menjadi bekal dasar untuk melanjutkan proses pendidikan ke jenjang berikutnya.

Damar juga mendorong sinergi antara PAUD dan SD, agar proses belajar anak berlangsung berkesinambungan. Guru PAUD dan guru SD perlu membangun komunikasi untuk memahami perkembangan anak, sekaligus melibatkan orang tua dalam proses transisi.

Penguatan transisi PAUD-SD tersebut menjadi bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang didorong Pemerintah Kota Magelang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho mengatakan, sosialisasi diikuti unsur pengawas pendidikan, kepala sekolah dan guru PAUD/TK, guru SD kelas satu dan dua, organisasi mitra pendidikan, serta perwakilan orang tua.

“Kegiatan ini untuk menyatukan pemahaman bersama antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat terhadap pentingnya satu tahun PAUD sebelum anak memasuki SD,” jelasnya.

Nurwiyono berharap, pemahaman bersama tersebut dapat mendorong proses transisi PAUD-SD yang menyenangkan, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan inklusif.

Saat ini, Kota Magelang memiliki 125 satuan PAUD dan 60 TK, yang menjadi bagian penting dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini.