Gemar Jariah, Pekalongan Targetkan Pengumpulan 2.500 Liter Jelantah


Pekalongan, MBGtoday.com, Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan pengumpulan 2.500 liter minyak jelantah, melalui Gerakan Bersama Mengubah Jelantah Jadi Rupiah (Gemar Jariah). 

Gerakan tersebut akan diluncurkan pada 5 Oktober 2026 dengan melibatkan ASN, OPD, kader PKK dan posyandu, Dharma Wanita Persatuan, serta masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, mengatakan target tersebut juga mempertimbangkan capaian daerah lain yang telah menjalankan gerakan serupa, seperti Kabupaten Batang, Kota Semarang, dan Kota Salatiga, dengan capaian pengumpulan sekitar 2.200 hingga 2.500 liter.

Target tersebut antara lain didorong melalui imbauan kepada ASN untuk mengumpulkan minimal satu liter minyak jelantah.

“Kalau satu ASN satu liter saja dan semuanya bisa memenuhi, sudah bisa terkumpul lebih dari 5.000 liter. Tetapi kita menetapkan target minimal 2.500 liter,” ujarnya, Rabu (23/9).

Lebih dari sekadar mengejar volume pengumpulan, gerakan tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi dan literasi lingkungan bagi masyarakat.

“Harapannya, kita tidak hanya mengejar jumlahnya saja, tetapi juga mengedukasi dan meliterasi masyarakat tentang bagaimana kita bisa menjaga lingkungan,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan Joko Purnomo mengatakan, pengumpulan minyak jelantah menjadi bagian dari komunikasi, informasi, dan edukasi pengelolaan lingkungan yang dilakukan DLH bersama TP PKK Kota Pekalongan.

“Jelantah yang biasanya karena sedikit kemudian dibuang, kita kumpulkan menjadi rupiah sehingga tidak merusak lingkungan. Itu yang kita inginkan,” jelas Joko.

Menurut Joko, minyak jelantah yang terkumpul masih dapat dimanfaatkan dan diolah kembali, antara lain sebagai bahan baku avtur maupun biodiesel.

Peluncuran Gemar Jariah akan dirangkaikan dengan pembukaan festival literasi agar pesan mengenai pengelolaan lingkungan dapat disampaikan lebih luas.