Rudy Susmanto Dorong Regenerasi Birokrasi, ASN Muda Diberi Ruang Isi Jabatan Strategis
BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong percepatan regenerasi di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan membuka peluang lebih besar bagi aparatur sipil negara (ASN) muda untuk menduduki posisi strategis. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyegarkan organisasi pemerintahan agar semakin adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Hal itu disampaikan Rudy dalam sambutannya pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ASN di lingkungan Pemkab Bogor, Kamis (1/10).
Menurut Rudy, jabatan strategis di pemerintahan tidak selalu harus diberikan kepada aparatur yang telah memiliki masa kerja panjang atau pengalaman menduduki berbagai posisi. ASN yang menunjukkan kompetensi dan potensi juga perlu memperoleh kesempatan untuk membuktikan kemampuannya.
“Yang namanya Asisten, Staf Ahli tidak harus diisi orang tua yang sudah melanglang buana, muter ke mana-mana. Pada saat diberikan kesempatan, diberikan amanah, maka tunjukkan kemampuan,” ujar Rudy.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Bogor memiliki banyak ASN dengan potensi besar yang dinilai mampu berkontribusi lebih jauh, tetapi belum memperoleh kesempatan untuk mengambil peran yang lebih luas dalam pemerintahan.
Oleh karena itu, regenerasi birokrasi menjadi salah satu langkah untuk menciptakan tata kelola organisasi yang lebih dinamis. Upaya ini sekaligus memberikan kesempatan kepada aparatur yang memiliki kapasitas untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab lebih besar.
Rudy juga menyoroti sejumlah pejabat yang mendapatkan kepercayaan dalam pelantikan tersebut, termasuk aparatur berusia relatif muda yang dinilai mampu mengemban tugas dan tanggung jawab baru.
Ia menegaskan bahwa usia tidak semestinya menjadi tolok ukur utama dalam menilai kemampuan seorang ASN. Menurutnya, kesiapan menjalankan amanah, kompetensi dalam bekerja, serta komitmen terhadap pelayanan publik merupakan aspek yang lebih penting.
“Usia bukan satu-satunya ukuran dalam melihat kemampuan seorang aparatur. Yang lebih penting adalah kesiapan menerima amanah, kemampuan bekerja, serta komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain mendorong keterlibatan ASN muda dalam jabatan strategis, Rudy menekankan pentingnya penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi jabatan. Proses tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman aparatur sekaligus meningkatkan kapasitas dan kinerja birokrasi di berbagai sektor.
Ia pun meminta para ASN yang memperoleh penugasan baru agar menjalankan tanggung jawabnya dengan percaya diri serta menunjukkan kinerja terbaik sesuai bidang masing-masing.
“ASN yang memperoleh amanah baru untuk tidak ragu menunjukkan kemampuan di tempat tugas masing-masing,” tandasnya.
Rudy berharap regenerasi dan penyegaran birokrasi di lingkungan Pemkab Bogor dapat melahirkan aparatur yang inovatif, berani menyampaikan gagasan, serta siap mengambil peran dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

