Gubernur Minta Sekolah Masifkan Kegiatan OSIS dan Ekstrakurikuler


Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menyapa sejumlah peserta didik. (Dok.Pemprov Jateng)

Semarang, MBGToday.com, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memasifkan kegiatan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) dan ekstrakurikuler. Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah kenakalan remaja di wilayah itu

Menurutnya, dengan kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler yang masif di sekolah, bertujuan agar siswa lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan positif.

“Kegiatan ekstrakurikuler dan OSIS menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang aktualisasi bagi para siswa,” katanya, Rabu (21/5).

Sebab, kata mantan Kapolda Jateng itu, anak-anak usia SMA/SMK merupakan masa pubertas yang memiliki banyak energi. Energi berlebih itu, lanjut dia, justru harus diarahkan dan disalurkan dengan baik sehingga perlu difasilitasi dengan baik oleh pemangku kebijakan terkait, termasuk pemerintah melalui sekolah.

“Masifkan kembali belajar-mengajar dengan pola asuh yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Komponen-komponen lain juga harus di-'review', agar benar-benar dapat memberikan ruang aktualisasi kepada anak-anak usia sekolah,” terangnya.

Kalaupun ada anak yang menyimpang, kata dia, perlu dilakukan dengan pembinaan dengan baik karena di sekolah ada guru bimbingan konseling (BK) yang bertugas memberikan konseling.

“Kalau dia (siswa, red.) melakukan pelanggaran, sudah ada ketentuannya. Kalau di bawah umur, dia di bawah pembinaan kami. Kalau dia melakukan tindak pidana ya kami pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandasnya.