KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Aziz


Jakarta, MBGToday.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis dalam kasus dugaan suap peningkatan kualitas rumah sakit dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Aziz dibawa KPK setelah dia mengikuti agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8) malam. Abdul Azis langsung dimintai keterangan awal oleh KPK di Polda Sulawesi Selatan. 

“Sudah semalam dan menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel. Setelahnya dibawa ke Jakarta,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Jumat (8/8).

Sebelumnya, pada Kamis (7/8), KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di tiga lokasi yakni di Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Operasi senyap tersebut terkait dengan penanganan satu kasus dugaan korupsi.

Teruntuk giat di Jakarta dan Sulawesi Tenggara, tim KPK beserta pihak-pihak yang ditangkap sudah tiba di Gedung Merah Putih pada Kamis malam. Total tujuh orang yang dibawa terdiri dari pihak swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Dugaan suap proyek pembangunan atau peningkatan kualitas rumah sakit yang dananya bersumber dari DAK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Karier politik Aziz dimulai pada 24 Agustus 2022, saat Gubernur Sultra H Ali Mazi SH melantik Abdul Azis sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur untuk sisa masa jabatan 2021-2026. Selain itu, ia juga mendapat mandat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur.

Pada Pilkada 2024, Kader NasDem ini maju sebagai calon bupati Kolaka Timur dan berhasil memenangkan suara rakyat. Ia resmi dilantik sebagai Bupati Kolaka Timur periode 2025-2030, berpasangan dengan Yosep Sahaka.