Puan Maharani Harap TNI Semakin Solid
Bandung, MBGToday.com, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan harapannya agar pelantikan jajaran baru TNI semakin memperkuat soliditas internal.
Selain itu, mampu meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan pertahanan nasional, baik dari dalam negeri maupun dinamika global.
“Dengan pelantikan jajaran pimpinan TNI yang baru, saya berharap TNI semakin solid, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/8).
Menurut Puan, dalam situasi global yang semakin banyak diliputi konflik, TNI harus menjadi garda terdepan yang sigap namun tetap mengedepankan semangat perdamaian.
Pada rangkaian upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer TNI ini, Presiden Prabowo melantik Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991.
Sebelum dilantik sebagai Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (AD).
Ada juga pengukuhan enam Kodam baru dengan pelantikan panglimanya, lalu pengukuhan Komando Daerah AL, Komando Daerah AU, Komando Operasi Udara, Grup Kopassus, Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, Batalyon Teritorial Pembangunan, Batalyon Infanteri Marinir dan Batalyon Komando Kopasgat.
Puan pun menegaskan, kekuatan TNI tidak hanya terletak pada teknologi atau kekuatan persenjataan. Menurutnya, dedikasi dan integritas para prajurit yang menjaga keutuhan NKRI juga menjadi kekuatan bagi institusi.
“Kekuatan militer bukan hanya ditentukan oleh alutsista, tapi juga oleh integritas dan semangat pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara. Kita harus memastikan bahwa TNI tetap menjadi institusi yang dipercaya rakyat,” jelasnya.
Mantan Menko PMK itu menambahkan, DPR RI akan terus mendukung TNI dalam penguatan sektor pertahanan. Puan menyebut hal ini dilakukan sesuai tugas dan kewenangan DPR dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Penguatan sektor pertahanan adalah prioritas bersama. DPR RI akan terus hadir mendukung TNI lewat kerja-kerja legislasi, anggaran, dan pengawasan,” tandasnya.

