Agus Harimurti Yudhoyono & Kolaborasi Lintas Bangsa


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono saat berpidato di Universitas Stanford. (Instagram)

Stanford, MBGToday.com, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato penting dalam Southeast Asia Summit for Prosperity and Sustainability di Universitas Stanford, Selasa (20/5).

Sebagai negara demokrasi terbesar keempat di dunia dan jembatan alami antara Asia, Afrika, dan Pasifik, AYH menyatakan Indonesia siap membantu membentuk agenda pembangunan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga adil.

“Yang tak kalah membahagiakan, saya juga berkesempatan bertemu dan berbincang dengan mahasiswa serta warga Indonesia yang tengah menempuh studi di sini. Semangat dan harapan mereka begitu nyata. Saya doakan semoga teman-teman semua bisa segera lulus dan sukses berkarya di bidang masing-masing,” ungkap AHY dalam akun Instagramnya.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada kampus atas undangan ini. “Semoga kolaborasi lintas bangsa dan generasi ini terus menginspirasi langkah bersama menuju masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dalam pidatonya, Menko AHY menyerukan tiga imperatif utama untuk masa depan Asia Tenggara: mengintegrasikan keberlanjutan dengan kemakmuran, menghubungkan inovasi global dengan aksi lokal, dan memperkuat kerja sama regional dengan ASEAN sebagai pusatnya.

“Mari kita bersatu dalam tujuan dan teguh dalam tindakan untuk membangun Asia Tenggara yang tangguh dan adil,” tegasnya.

AHY menegaskan bahwa Asia Tenggara tidak lagi hanya menjadi wilayah yang bereaksi terhadap perubahan global, tetapi kini turut mendorongnya. 

Dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata dunia dan kelas menengah yang berkembang pesat, katanya, kawasan ini memiliki peluang besar untuk memimpin transformasi global yang lebih inklusif dan berkelanjutan.