Demo di Pati Ricuh, Polisi Nyatakan Tak ada Korban Meninggal


Pati, MBGToday.com, Polisi menyatakan tidak ada masyarakat yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang berakhir ricuh pada Rabu (13/5).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan sudah dilakukan penelusuran ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. “Hasilnya tidak ada laporan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, terdapat 34 orang yang terluka dalam aksi yang berlangsung ricuh tersebut. 

“Ada 34 orang yang dirawat di RS Soewondo Pati. Korban rata-rata sesak napas karena gas mata yang kita tembakan,” jelas Artanto.

Artanto menerangkan mulanya unjuk rasa di Pati berlangsung damai. Namun, menjelang siang mulai ricuh.

“Melakukan kegiatan pelemparan air mineral, batu, buah busuk dan sebagainya,” jelasnya.

Sebelumnya, beredar kabar dua warga sipil meninggal dunia dalam kericuhan saat aksi demo itu.

Demo ini terjadi karena masyarakat kecewa dengan kebijakan yang diambil Bupati Pati Sudewo. Awalnya, dia akan menaikkan pajak bumi bangunan (PBB) sebesar 250%.

Dia juga sempat menantang masyarakat untuk mendemo kebijakannya. Belakangan dia meminta maaf dan membatalkan kebijakan menaikkan PBB.