Prabowo Bakal Hapus Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN
Jakarta, MBGtoday.com, Presiden RI, Prabowo Subianto akan menghapus tantiem bagi direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Prabowo meminta pejabat yang tidak setuju dengan keputusan ini dipersilakan untuk mengundurkan diri.
“Jadi direksi dan komisaris kalau keberatan, tidak bersedia tidak menerima tantiem, berhenti! Banyak anak-anak muda yang mampu dan siap menggantikan mereka,” ujar Prabowo dalam pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan di DPR, Jakarta, Jumat (15/8).
Adapun alasan dari penghapusan itu karena besarnya nilai tantiem yang selama ini diterima sebagian komisaris dan direksi. Padahal, kontribusi yang diberikan masih sangat minim.
“Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiem-nya Rp40 miliar setahun,” ujarnya
Menurut Prabowo, pemberian tantiem hanya akal-akalan semata. Ia bahkan mengaku tidak memahami alasan keberadaan insentif tersebut.
Selain penghapusan tantiem, Prabowo juga menginstruksikan agar direksi BUMN tidak menerima insentif serupa, terutama jika perusahaan merugi atau meraih laba dengan cara yang tidak wajar.
Sebagai informasi, merujuk pada Peraturan Menteri BUMN Nomor 2 Tahun 2009, tantiem merupakan penghargaan tahunan bagi anggota direksi, dewan komisaris, atau dewan pengawas BUMN jika perusahaan meraih laba, atau tetap diberikan bila terjadi peningkatan kinerja meskipun perusahaan merugi.

