Ahli Gizi Perlu Dilibatkan Sejak Proses Memasak MBG


Bandung, MBGtoday.com, Ahli gizi perlu dilibatkan sejak awal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kahadiran mereka harus ada sejak proses memasak, bukan hanya pada tahap akhir saat makanan disajikan.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, menyoroti kasus dugaan keracunan MBG yang menimpa sejumlah siswa di Kabupaten Bandung.

“Ahli gizi ini jangan hanya di ujung mencicipi masakan MBG, tapi harus dari awal proses memberi arahan. Misalnya, jika ada bahan yang sudah tidak layak, harus diputuskan untuk dibuang. Jangan memaksakan bahan yang tidak dicek kelayakannya,” kata Cucun dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/9).

Politisi Fraksi PKB ini juga mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yang berencana memberikan pelatihan khusus bagi para ahli gizi MBG. Ia berharap inisiatif tersebut bisa menjadi percontohan nasional. 

“Saya akan sampaikan dalam rapat bersama Kepala BGN. Bagus bila pemerintah daerah sinergi dengan BGN untuk mengawasi kelancaran program MBG ini,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 12 siswa SDN Legok Hayam, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, mengalami dugaan keracunan makanan MBG pada Kamis (21/8). 

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, Yuli Irnawaty, memastikan penanganan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096 Pasal 17 Tahun 2011 tentang Pedoman Higiene Sanitasi Jasaboga.

“Bila terjadi dugaan keracunan makanan, kami mengambil sampel dari dapur maupun dari muntahan untuk diperiksa di laboratorium provinsi,” terangnya.

Pihaknya juga melakukan inspeksi sanitasi di lapangan serta memberikan edukasi kepada penjamah makanan. “Termasuk cara membersihkan bahan makanan dan peralatan,” tandasnya.