Iduladha, Semangat Berkurban Energi Kebersamaan
Jakarta, MBGtoday.com, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat untuk terus meneguhkan semangat keikhlasan dan kepedulian dalam momentum perayaan Hari Raya Iduladha.
“Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin menambahkan, keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa pengorbanan adalah tentang mendahulukan kemaslahatan yang lebih besar.
"Nilai inilah yang harus kita hadirkan dalam kehidupan berbangsa,” papar Menag.
Dijelaskan Menag, ibadah kurban memiliki makna sosial yang sangat nyata. Daging kurban yang dibagikan bukan hanya simbol.
"Tetapi bentuk konkret kepedulian, menguatkan ketahanan pangan dan protein keluarga, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan berkontribusi pada upaya pemenuhan gizi, termasuk dalam pencegahan stunting," terangnya.
Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah, semua membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas.
“Mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah yang kita lakukan memberi dampak bagi sesama,” tandasnya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan salat Idul Adha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Gibran terlihat didampingi sejumlah jajaran menteri kabinet merah putih.
Di antaranya yang hadir yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensos Saifullah Yusuf, Menag Nasaruddin Umar, serta Ketua DPD RI Sultan Najamuddin.

