Awal Musim yang Buruk: Spurs dan Knicks Merana di Awal Musim NBA 2026


Moody Center, Austin, Texas - Musim baru NBA 2026 baru saja bergulir, namun awan mendung langsung menggelayuti dua tim besar dari Wilayah Barat dan Timur. San Antonio Spurs dan New York Knicks harus menerima kenyataan pahit setelah sama-sama menelan kekalahan dalam dua pertandingan pembuka mereka. Start buruk 0-2 ini menempatkan kedua tim dalam tekanan besar sejak awal kompetisi.

Sejarah Buruk Terulang Kembali
Kegagalan Spurs dan Knicks memetik kemenangan di dua laga awal menciptakan catatan kelam yang langka. Ini baru ketiga kalinya dalam sejarah NBA di mana juara bertahan konferensi dari musim sebelumnya sama-sama memulai musim dengan rekor 0-2. Catatan minor serupa sebelumnya hanya pernah terjadi pada musim 1969-70 dan 1979-80.

Spurs Tak Berdaya di Moody Center
Bermain di Moody Center, Austin, Texas pada Jumat malam, San Antonio Spurs yang dimotori oleh bintang muda mereka, Victor Wembanyama, dipaksa menyerah oleh Houston Rockets dengan skor tipis 110-114. Kevin Durant tampil gemilang membawa Rockets tetap tak terkalahkan (2-0) sekaligus memperpanjang penderitaan Spurs.

Sebelum ditekuk Rockets, skuad asuhan Gregg Popovich ini juga menelan kekalahan di laga pembuka mereka pada hari Rabu, 21 Oktober 2026. Saat itu, Spurs harus mengakui keunggulan Oklahoma City Thunder dengan skor 104-116. Dua kekalahan beruntun ini menjadi alarm penanda bahwa Spurs memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Seusai laga melawan Rockets pada Jumat malam, 23 Oktober 2026, Victor Wembanyama memberikan komentarnya di hadapan media saat konferensi pers pasca-pertandingan. "Kami tidak bisa terus membuat kesalahan yang sama di kuarter akhir. Start 0-2 ini menyakitkan, tapi ini adalah proses belajar yang harus kami lalui dengan cepat," ujar Wembanyama dengan nada kecewa.

Knicks Tumbang di Tangan Celtics dan Kekuatan Baru 76ers
Nasib serupa juga menimpa New York Knicks. Pada pertandingan terbaru yang berlangsung hari Sabtu, 24 Oktober 2026, Knicks harus mengakui keunggulan rival abadi mereka, Boston Celtics, dengan skor ketat 103-107. Jayson Tatum menjadi mimpi buruk bagi Knicks lewat performa luar biasanya yang sekaligus memberikan kemenangan perdana bagi Celtics musim ini.

Kekalahan dari Celtics melengkapi penderitaan Knicks minggu ini. Pada laga pembuka hari Rabu, 21 Oktober 2026, Knicks sudah lebih dulu dijinakkan oleh Philadelphia 76ers dengan skor 100-106. Laga tersebut sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi kekuatan baru 76ers yang kini diperkuat oleh duet megabintang LeBron James dan Jaylen Brown.

Menanggapi hasil minor ini, pelatih kepala Knicks langsung angkat bicara dalam sesi wawancara setelah pertandingan melawan Celtics selesai pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026. "Menghadapi tim dengan duet LeBron-Jaylen Brown di hari Rabu, lalu langsung bertemu Jayson Tatum malam ini adalah ujian yang sangat berat. Kami kalah dalam detail-detail kecil di akhir laga, dan itu tidak boleh terulang jika ingin mempertahankan takhta konferensi," tegasnya.

Bagi Spurs dan Knicks, rekor 0-2 di awal musim bukanlah akhir dari segalanya karena perjalanan musim reguler masih sangat panjang. Namun, jika tidak segera berbenah dan menemukan ritme permainan terbaik mereka, status mereka sebagai kekuatan dominan di masing-masing konferensi bisa terancam runtuh lebih cepat.