Kebakaran Sumur Minyak Belum Bisa Dipadamkan, 50 KK Masih Mengungsi
Blora, MBGtoday.com, Kebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum bisa dipadamkan.
Kebakaran terjadi sejak Minggu (17/8) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa tragis ini juga dilaporkan telah merenggut tiga korban jiwa dan menyebabkan sejumlah warga lainnya luka-luka.
Sebanyak 50 keluarga masih bertahan di pengungsian, sedangkan Pemerintah Kabupaten Blora membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga.
Puluhan petugas gabungan terdiri dari Damkar, BPBD, kepolisian dan TNI masih terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran.
“Kami terus berupaya melakukan pemadaman api dengan menyemprotkan air, meskipun belum langsung ke titik sumber api, upaya dilakukan untuk melokalisir api agar tidak merambat ke kawasan yang lebih luas,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Blora Pujo Catur Susanto, Selasa (19/8).
Pujo menerangkan bahwa upaya menjinakkan api tersebut cukup berat, lantaran sumber kebakaran berupa minyak bumi yang masih di dalam sumur maupun telah ditambang. Selain itu banyaknya barang mudah terbakar seperti bangunan kayu di lokasi kejadian menambah kesulitan petugas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Mulyowati mengatakan akibat kebakaran tersebut, sebanyak 50 keluarga Dukuh Gendono masih bertahan di pengungsian yang berada di Balai Desa Gandu.
Mulyowati mengatakan Pemkab Blora menyiapkan dapur umum di lokasi pengungsia untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.
“Kami menjamin para pengungsi mendapatkan konsumsi cukup hingga situasi sudah terkendali,” sebutnya.
Kepala Seksi Humas Polres Blora AKP Gembong Widodo mengatakan selain upaya pemadaman yang masih berlangsung, petugas kepolisian juga berupaya melakukan pengamanan terhadap rumah warga yang ditinggal mengungsi.
Selain itu garis polisi juga dipasang di lokasi kejadian, serta penyidik polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk pemilik sumur minyak.
“Tim laboratorium forensik Polda Jawa Tengah akan diturunkan setelah kebakaran dapat dipadamkan,” tandasnya.

